Rabu, 14 Januari 2015

AGAMA DAN MASYARAKAT




Seperti yang kita ketahui, agama adalah suatu ajaran yang bukan berasal dari manusia, bukan dari hasil hipotesis pemikiran-pemikiran manusia, melainkan ajaran yang langsung berasal dari Tuhan Yang Maha Esa yang bertujuan untuk mengatur kehidupan manusia agar menjadi seorang yang baik.  Dari dulu hingga sekarang, banyak sekali agama-agama yang pernah dianut oleh penduduk dunia, bahkan ada ajaran agama yang sudah lama ada dan masih dianut oleh penduduk masa kini.
Kini yang akan dibahas bukan tentang masing-masing agama tersebut, melainkan hubungan antara Agama dan Masyarakat, terutama di negara Indonesia
A.   Fungsi Agama
Fungsi Agama dalam pengukuhan nilai-nilai, nilai-nilai tersebut memiliki sumber acuan yang bersifat sakral dan norma-norma nya pun dikukuhkan dengan sanksi yang sakral pula.

          Fungsi agama di budang sosial, merupakan fungsi penentu dimana suatu agama menciptakan suatu ikatan bersama baik di antara anggota-anggota masyarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban sosial yang mampu membantu mempersatukan mereka.

          Fungsi agama sebagai sosialisasi individu, dimana saat ia tumbuh menjadi pribadi yang dewasa memerlukan suatu sistem nilai sebagai tuntutan umum (arahan) aktivitasnya di dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Roland Robertson (1984) dimensi komitmen agama diklarifikasikan berupa :
·         Dimensi Keyakinan
·         Praktek
·         Dimensi Pengalaman
·         Dimensi Pengetahuan
·         Dimensi Konsekuensi

B.   Pelembagaan Agama
Seperti yang dijelaskan oleh Elizabeth K. Nottingham (1954), kaitan agama dengan masyarakat dapat mencerminkan tiga tipe, diantaranya :
·         Masyarakat yang terbelakang dan Nilai-nilai sakral
·         Masyarakat Praindustri  yang sedang berkembang
Lembaga keagamaan awalnya bermula dari adanya fungsi deferensiasi internal dan stratifikasi yang ditimbulkan  oleh perkembangna agama, maka muncullah organisasi keagamaan yang terlembaga dan mempunyai fungsi untuk mengelola masalah keagamaan.
C.   Agama, Konflik dan Masyarakat


Dalam kehidupan bermasyarakat, sering kali terkjadi adanya konflik pada masyarakat, terutama dalam hal keagamaan. Hal ini biasa terjadi karena adanya perbedaan pendapat antara individu dengan individu lain bahkan perbedaan antara kelompok dengan kelompok lain. Contoh konflik yang dapat kita temui di kehidupan bermasyarakat yaitu adanya perbedaan mulainya tanggal 1 Ramadhan. Biasanya ini terjadi karena adanya perbedaan cara untuk menentukan masuknya tanggal 1Ramaddan di berbagai tempat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar