Pengenalan Logical Agents
Pada bab ini saya akan menjelaskan tentang Logical
Agents. Pertama, pengertian Logic sendiri merupakan jantung dari program, para
pemrogram mempunyai keyakinan bahwa sebuah computer dapat dibuat mengerti
logika, maka computer dapat dibuat untuk berfikir, karena logika kelihatannya
menjadi inti dari kecerdasan.
Pada logical agents ini terdapat sebuah bahasa yang disebut sebagaiKnowledge
Based Agent. Komponen utama dari knowledge based agent adalah knowledge
basenya. Knowledge base (KB) adalah kumpulan representasi fakta tentang
lingkungan atau dunia yang berhubungan atau menjadi daerah bekerjanya agen.
Setiap representasi dalam KB disebut sebagai sebuah sentence yang diekspresikan dalam
sebuah bahasa yakni knowledge representation language.
Agent didalam dunia perangkat lunak, adalah suatu perangkat lunak/aplikasi yang
mampu bekerja mandiri untuk menyelesaikan tugasnya.Salah satu contoh aplikasi
agen yang terkenal dari dunia kecerdasan buatan adalah Wumpus World.
Wumpus World atau Dunia Wumpus terdiri atas kotak-kotak mirip papan catur, di mana
di situ terdapat sejumlah sumur Wumpus dan emas. Wumpus adalah seekor monster
yang akan memakan si agent jika tertangkap. Untuk mengetahui apakah si agent
mendekati sumur, Wumpus atau emas, maka agent bisa mendeteksi dari dunia kotak
di sekitarnya.
Logika pada umumnya (Logic In General), memiliki fungsi sebagai penguji
kebenaran suatu databerdasarkan suatu syrat tertentu. Untuk lebih memahami
tentang fungsi logika, maka kita akan mempelajari beberapa hal diantaranya: Operator relasi, Fungsi Logika
IF,Fungsi IF
dengan Dua Tes Logika, Fungsi IF Bercabang.
Metode Pencarian dan Pelacakan
Pencarian dan pelacakan merupakan suatu hal penting
dalam suatu sistem. Karena pencarian dan pelacakan ini adalah hal yang
menentukan keberhasilan sistem tersebut. Pada dasarnya, metode pencarian dan
pelacakan dibagi dua, yaitu Pencarian Buta (blind search) dan Pencarian
Tersusun (heuristic search).
Pertama saya akan membahas tentang Pencarian Buta (Blind
Search). Pencarian Buta tidak mempunyai informasi awal dan di simpulkan
berdasarkan urutan tertentu dan dibagi menjadi 2, yaitu :
- Pencarian Melebar Pertama (breadth-search first)
Pencarian melebar pertama dilakukan dengan melakukan
pencarian dengan cara mencari yang dilakukan dengan cara melebar dari node
pertama hingga berlanjut kepada node di level selanjutnya. Dimulai pada node n,
dan dilanjutkan n+1. Pencarian akan terus dilakukan dari akar kiri ke kanan
hingga hasil ditemukan.
- Pencarian Mendalam Pertama (depth-search first)
Pencarian metode ini melakukan pencarian pada semua node
"anaknya" sebelum dilakukan pencarian ke node-node lain yang selevel.
Pencarian dimulai dari node akar ke level yang lebih tinggi, dan proses terus
diulang hingga solusi ditemukan. Keuntungan dari metode ini adalah menggunakan
memori yang relatif kecil, dan jika pencarian tepat, akan menemukan solusi
tanpa harus menguji lebih banyak node. Namun, metode ini tetap memiliki
kelemahan, yaitu memungkinkan hasil tidak ditemukan, dan setiap 1 kali
pencarian hanya akan menghasilkan satu solusi.
Kedua
saya akan membahas tentang Pencarian Tersusun (heuristic search). Pencarian
tersusun mempunyai informasi awal yang digunakan dalam proses pencarian.
Heuristic search juga disimpulkan menjadi 2, yaitu :
- Generate and test
Adalah gabungan dari pencarian depth first dengan pelacakan
mundur. Nilai dari pengujian ini berupa "ya" atau "tidak".
Pencarian ini memiliki beberapa algoritma, yaitu :
- Bangkitkan suatu kemungkinan solusi (membangkitkan suatu titik tertentu atau lintasan tertendu dari keadaan awal).
- Uji untuk melihat apakah node tersebut benar-benar merupakan solusinya dengancara membandingkan node tersebut atau node akhir dari suatu lintasan yang dipilih merupakan tujuan yang diharapkan.
- Hill climbing
Metode ini hampir sama dengan generate and test,
perbedaannya ada pada feedback dari prosedur test untuk pembangkitan keadaan
berikutnya. Tes yang dilakukan berupa fungsi heuristik akan menunjukkan
seberapa baik nilai terkaan yang diambil terhadap keadaan lain yang
memungkinkan.
Sumber : http://ilhamdwiantoro.blogspot.co.id/2016/10/bab-1-pengenalanintelegensi-buatan-kb.html