Sabtu, 11 Oktober 2014

Ilmu sosial dasar dan Kependudukan



Pengeritan ISD
Ilmu sosial dasar adalah suatu ilmu sosial masyarakat biasa digunakan dalam kegiatan masyarakat dalam menyelesaikan masalah sosial yang terjadi pada lingkungan masyarakat tersebut.
          Tujuan dari ilmu sosial dasar sendiri antara lain untuk menyadari dan memahami adanya berbagai masalah-masalah sosial yang sering dijumpai dalam kehidupan bermasyarakat, dan kita sebagai bagian dari masyarakat tersebut harus ikut serta dalam menanggulangi masalah-masalah sosial tersebut.
          Kelompok ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan ilmu sosial dasar yaitu dalam bidang sosiologi, yang mempelajari hubungan individu dengan masyarakat disekitarnya, bidang psikologi dalam hal pembentukan moral, dan bidang pendidikan dalam hal pembelajaran tentang kehidupan bermasyarakat.
          Sering kita mendengar istilah ilmu pengetahuan sosial (IPS). Lalu, apakah IPS dengan ISD memiliki perbedaan? Ataukah IPS dan ISD itu adalah 1 ilmu beda istilah? IPS dan ISD memiliki persamaan dan perbedaan, diantaranya

Persamaan
Perbedaan
Termasuk media pembelajaran lingkungan sosial
IPS dipelajari pada sekolah dasar dan sekolah menengah, sedangkan ISD dipelajari pada perguruan tinggi
Membahas tentang kehidupan dalam bermasyarakat
IPS merupakan gabungan dari beberapa mata pelajaran, sedangkan ISD adalah mata kuliah tunggal

          Bagaimana dengan ruang lingkup pada Ilmu Sosial Dasar? Ruang lingkup ilmu sosial dasar memiliki 3 golongan, yaitu :
a.    Kenyataan sosial yang terdapat pada sekelompok masyarakat,
b.    Masalah yang timbul dari kenyataan-kenyataan sosial yang terdapat pada masyarakat tersebut,
c.    Penyelesaian masalah-masalah sosial yang diselesaikan oleh masyarakat itu sendiri.



Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan
Jumlah penduduk dari beberapa tahun lalu hingga sekarang mengalami kenaikan. Bahkan kenaikan jumlah penduduk dunia terbilang tidak sedikit. Perkembangan penduduk dunia dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang signifikan.
Adapun data yang saya peroleh dari suatu sumber tentang jumlah penduduk dari tahun 1830-2006



Dari tabel tersebut dapat kita lihat bahwa jumlah penduduk pada tahun 2006 sekitar 7 milyard manusia, dan 8 tahun kemudian (Sekarang) bisa ditafsir sekitar 7,5 – 8 Milyar manusia. Dalam beberapa periode, jumlah penduduk di suatu negara dapat meningkat 2 kali lipat. Penggandaan penduduk ini bisa dibilang sangat cepat dalam waktu yang relatif singkat.




Dalam tabel tersebut, penggandaan penduduk dunia yang dahulu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk meningkat 2 kali lipat dari jumlah pada tahun sebelumnya, kini menjadi cukup singkat.
Pertambahan penduduk di suatu negara di dunia dapat dipengaruhi oleh 3 faktor demografi, yakni :
a.    Kematian (Mortalitas) -> Tingkat Kematian kasar (Crude Death Rate) , Tingkat kematian khusus (Age Spesific Death Rate)
b.    Kelahiran (Fertilitas)
c.    Migrasi 
Tingkat Kematian kasar (Crude Death Rate)
Yaitu banyaknya penduduk yang meninggal pada 1 tahun per jumlah penduduk pada pertengahan tahun tersebut dan dinyatakan setiap 1000 orang.
Rumus  




Tingkat kematian khusus (Age Spesific Death Rate)
Yaitu banyaknya penduduk yang meninggal yang dikelompokkan berdasarkan umur, pekerjaan, dan jenis kelamin.

Angka kelahiran
Angka kelahiran yaitu banyaknya bayi yang lahir pada suatu waktu tertentu. Biasanya ini dihitung per tahun. Angka kelahiran dihitung berdasarkan jumlah bayi yang lahir dengan jumlah wanita usia subur pada suatu tahun tertentu dan daerah tertentu.

Pengeritan Migrasi
Migrasi adalah perpindahan yang dilakukan oleh individu atau kelompok masyarakat dari suatu daerah ke daerah lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, biasanya hal ini dilaksanakan karena beberapa faktor seperti  persediaan sumber daya alam yang sudah tidak memungkinkan untuk digunakan, lingkungan sosial budaya yang tidak bersahabat, faktor ekonomi yang buruk pada daerah sebelumnya, dll.
Di Indonesia, migrasi terbagi atas beberapa jenis, seperti :
a.    Urbanisasi , yaitu perpindahan penduduk dari perdesaan ke daerah perkotaan. Hal ini disebabkan karena banyak yang mengira bahwa hidup di perkotaan akan lebih makmur dibandingkan hidup di desa. Selain itu, Upah Minimum Rakyat (UMR) di perkotaan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan di perdesaan. Itulah mengapa banyak warga yang melakukan urbanisasi, khususnya pada moment Mudik Hari Raya Idul Fitri dimana para masyarakat desa berbondong-bondong menuju ke perkotaan, khusunya DKI Jakarta untuk mencari lapangan perkerjaan.
b.    Transmigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari suatu pulau ke pulau lain, misalnya penduduk Sumatra merantau ke Jakarta untu menetap dan mencari pekerjaan.
c.    Mobilisasi, yaitu perpindahan penduduk dari kota ke kota yang bertujuan untuk mencari nafkah, tetapi tidak menetap di kota yang dituju. Misalnya penduduk dari kota  Bogor pergi ke Jakarta untuk bekerja / berdagang, tetapi penduduk tersebut tidak menetap di jakarta (bertempat tinggal di jakarta), tetapi hanya bertujuan untuk bekerja / berdagang.
d.    Imigrasi dan emigrasi. Imigrasi adalah perpindahan penduduk dari negara lain ke negara yang dituju, misalkan warga negara Singapura datang ke negara Indonesia untuk menetap di Indonesia. Sedangkan Emigrasi adalah sebaliknya, misalkan warga Indonesia pergi ke Singapura untuk menetap disana.

Proses Migrasi
Proses migrasi dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :
a.    Migrasi yang menetap di satu wilayah
b.    Migrasi yang menetap sementara di suatu wilayah, misalnya hanya bekerja / berdagang
c.    Migrasi yang hanya untuk rekreasi

Akibat Migrasi
Migrasi memang dianggap menguntungkan bagi yang melaksanakannya. Tetapi secara tidak langsung migrasi dapat menyebabkan masalah-masalah, seperti
a.    Jumlah penduduk yang tidak merata disuatu daerah karena sebagian penduduk sudah migrasi ke daerah perkotaan,
b.    Dengan meningkatnya jumlah penduduk yang datang dari luar daerah ke perkotaan, maka kebutuhan untuk memenuhi aktivitas di perkotaan juga meningkat,
c.    Terjadi ketidakseimbangan sumber daya manusia dibeberapa daerah,
d.    Menimbulkan masalah baru dalam sistem kependudukan suatu daerah, khususnya daerah perkotaan
e.    Dapat memicu adanya rakyat yang pengangguran dikarenakan gagal mendapat pekerjaan di daerah perkotaan dan tidak bisa kembali ke daerah asalnya karena tidak cukup biaya dan merasa gagal merantau.

Struktur penduduk
Struktur penduduk terbagi atas 3 jenis, yaitu:
a.    Piramida bentu muda
Priamidah ini menggambarkan penduduk di negara-negara berkembang yang dimana angka kelahiran lebih tinggi dari angka kematian, misalanya di negara India dan Indonesia
b.    Piramida bentuk Stationer
Piramida ini menggambarkan penduduk di suatu negara dimana angka kelahiran tidak terlalu banyak dan angka kematian juga tidak terlalu banyak, atau bisa dikatakan statis (Seimbang)
c.    Piramida bentuk tua
Piramida ini menggambarkan penduduk di suatu negara dimana angka kelahiran dan angka kematian sangat kecil dan hal ini sering ditemui di negara-negara maju.


Rasio Ketergantungan
Rasio ketergantungan adalah sejumlah angka yang menunjukkan perbandingan antara golongan umur yang dikatakan belum termasuk usia produktif dan golongan umur yang dikatakan sudah tidak produktif dengan golongan umur yang masih pada usia produktif.

Pertumbuhan dan Perkembangan Kebudayaan di Indonesia
Pertumbuhan dan Perkembangan Kebudayaan di Indonesia telah ada sejak zaman prasejarah, yang dimulai dengan zaman batu, zaman logam, hingga memasuki zaman yang lebih modern. Zaman batu ditandai dengan adanya peralatan-peralatan yang terbuat dari batu yang dipahat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia mulai dari berburu hingga untuk tempat sesajen. Waktu pun terus  berlalu, bergantilah zaman dari zaman batu ke zaman logam yang ditandai dengan bergantinya peralatan berburu yang biasa terbuat dari bahan dasar bebatuan menjadi peralatan yang terbuat dari logam. Tidak hanya untuk berburu, untuk peralatan lain juga terdapat ditemukannya peralatan yang terbuat dari logam juga. Seiring perkembangan zaman, peralatan logam semakin berkembang pesat dan mulai banyak digunakan hingga sekarang.

Kebudayaan Hindu, Buddha, dan Islam di Indonesia
Sekitar abad ke 3-5 M, kebudayaan Hindu masuk ke Indonesia. Seiring berjalannya waktu, kebudayaan tersebut sudah tersebar ke pelosok nusantara hingga terdapat beberapa kerajaan hindu di Indonesia. Beberapa abad kemudian, kebudayaan Buddha masuk ke Indonesia. Sama seperti kebudayaan hindu, kebudayaan buddha juga berpengaruh pada kehidupan di nusantara pada saat itu. Tidak hanya pada kebudayaan hindu saja yang mendirikan kerajaan di Indonesia, pada zaman kebudayaan buddha berkembang di Indonesia, juga melahirkan kerajaan-kerajaan baru. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha juga tidak hanya terdapat di pulau jawa saja, tetapi juga menyebar ke kalimantan dan sumatra. Bahkan bukti-bukti keberadaan kerajaan tersebut masih bisa dijumpai di beberapa tempat, salah satunya adalah Candi Borobudur dan Candi Prambanan di Jawa Tengah.
Kebudayaan Islam masuk berbarengan dengan agama Islam tersebut melalui jalur perdagangan di daerah Malaka. Setelah berkembang di pulau sumatra, Islam pun berkembang di pulau Jawa. Seiring dengan perkembangan agama Islam, ternyata secara tidak langsung meninggalkan jejak kebudayaan Islam di beberapa daerah, salah satunya pada arsitektur bangunan yang masih dapat kita lihat sampai sekarang ini.

Kebudayaan Barat
Sering kita mendengar kata ‘Budaya Barat’ di kehidupan kita. Kebudayaan barat adalah kebudayaan yang berasal dari luar negara indonesia, khusunya dari negara-negara maju seperti di daerah Eropa dan Amerika. Kebudayaan barat masuk ke Indonesia saat Indonesia dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad lamanya. Dengan kehadiran Belanda ke Indonesia, banyak jejak-jejak peninggalan kolonial belanda yang masih kita jumpai, seperti bangunan khas eropa. Hal lain yang dibawa ke Indonesia oleh kolonial belanda ialah agama Katolik dan Protestan.
Saat ini, kebudayaan barat dapat kita lihat dikehidupan kita, salah satunya adalah cara berpakaian, yaitu memakai rok pendek diatas lutut. Ini adalah budaya barat yang masuk ke Indonesia.

sumber :

http://paulus060290.files.wordpress.com/2010/10/rangkuman-isd_paulus-ari-heryono-09100367.pdf

https://docs.google.com/file/d/0B7TnKQgH2GD8NlNoblNjV1dOcEE/edit

http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab2-penduduk_masayarakat_dan_kebudayaan.pdf

elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab1-ilmu_sosial_dasar_sebagai_salah_satu_mata_kuliah_umum.pdf

http://arfanart.wordpress.com/2011/10/12/sebutkan-proses-migrasi/

http://geograph88.blogspot.com/2013/03/piramida-penduduk.html