Pengeritan ISD
Ilmu sosial dasar adalah suatu ilmu sosial masyarakat
biasa digunakan dalam kegiatan masyarakat dalam menyelesaikan masalah sosial
yang terjadi pada lingkungan masyarakat tersebut.
Tujuan
dari ilmu sosial dasar sendiri antara lain untuk menyadari dan memahami adanya
berbagai masalah-masalah sosial yang sering dijumpai dalam kehidupan
bermasyarakat, dan kita sebagai bagian dari masyarakat tersebut harus ikut
serta dalam menanggulangi masalah-masalah sosial tersebut.
Kelompok ilmu pengetahuan yang
berkaitan dengan ilmu sosial dasar yaitu dalam bidang sosiologi, yang
mempelajari hubungan individu dengan masyarakat disekitarnya, bidang psikologi
dalam hal pembentukan moral, dan bidang pendidikan dalam hal pembelajaran
tentang kehidupan bermasyarakat.
Sering kita mendengar istilah ilmu
pengetahuan sosial (IPS). Lalu, apakah IPS dengan ISD memiliki perbedaan?
Ataukah IPS dan ISD itu adalah 1 ilmu beda istilah? IPS dan ISD memiliki
persamaan dan perbedaan, diantaranya
Persamaan
|
Perbedaan
|
Termasuk media pembelajaran
lingkungan sosial
|
IPS
dipelajari pada sekolah dasar dan sekolah menengah, sedangkan ISD dipelajari
pada perguruan tinggi
|
Membahas tentang kehidupan dalam
bermasyarakat
|
IPS merupakan
gabungan dari beberapa mata pelajaran, sedangkan ISD adalah mata kuliah
tunggal
|
Bagaimana dengan ruang lingkup pada
Ilmu Sosial Dasar? Ruang lingkup ilmu sosial dasar memiliki 3 golongan, yaitu :
a. Kenyataan sosial yang terdapat pada sekelompok
masyarakat,
b. Masalah yang timbul dari kenyataan-kenyataan sosial yang
terdapat pada masyarakat tersebut,
c. Penyelesaian masalah-masalah sosial yang diselesaikan
oleh masyarakat itu sendiri.
Penduduk,
Masyarakat dan Kebudayaan
Jumlah
penduduk dari beberapa tahun lalu hingga sekarang mengalami kenaikan. Bahkan kenaikan
jumlah penduduk dunia terbilang tidak sedikit. Perkembangan penduduk dunia dari
tahun ke tahun mengalami kenaikan yang signifikan.
Adapun
data yang saya peroleh dari suatu sumber tentang jumlah penduduk dari tahun
1830-2006
Dari
tabel tersebut dapat kita lihat bahwa jumlah penduduk pada tahun 2006 sekitar 7
milyard manusia, dan 8 tahun kemudian (Sekarang) bisa ditafsir sekitar 7,5 – 8
Milyar manusia. Dalam beberapa periode, jumlah penduduk di suatu negara dapat
meningkat 2 kali lipat. Penggandaan penduduk ini bisa dibilang sangat cepat
dalam waktu yang relatif singkat.
Dalam
tabel tersebut, penggandaan penduduk dunia yang dahulu membutuhkan waktu yang
cukup lama untuk meningkat 2 kali lipat dari jumlah pada tahun sebelumnya, kini
menjadi cukup singkat.
Pertambahan
penduduk di suatu negara di dunia dapat dipengaruhi oleh 3 faktor demografi,
yakni :
a. Kematian (Mortalitas) -> Tingkat Kematian kasar
(Crude Death Rate) , Tingkat kematian khusus (Age Spesific Death Rate)
b. Kelahiran (Fertilitas)
c. Migrasi
Tingkat
Kematian kasar (Crude Death Rate)
Yaitu
banyaknya penduduk yang meninggal pada 1 tahun per jumlah penduduk pada
pertengahan tahun tersebut dan dinyatakan setiap 1000 orang.
Tingkat kematian khusus (Age Spesific Death Rate)
Yaitu
banyaknya penduduk yang meninggal yang dikelompokkan berdasarkan umur,
pekerjaan, dan jenis kelamin.
Angka
kelahiran
Angka
kelahiran yaitu banyaknya bayi yang lahir pada suatu waktu tertentu. Biasanya
ini dihitung per tahun. Angka kelahiran dihitung berdasarkan jumlah bayi yang
lahir dengan jumlah wanita usia subur pada suatu tahun tertentu dan daerah
tertentu.
Pengeritan Migrasi
Migrasi
adalah perpindahan yang dilakukan oleh individu atau kelompok masyarakat dari
suatu daerah ke daerah lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, biasanya hal ini
dilaksanakan karena beberapa faktor seperti
persediaan sumber daya alam yang sudah tidak memungkinkan untuk
digunakan, lingkungan sosial budaya yang tidak bersahabat, faktor ekonomi yang
buruk pada daerah sebelumnya, dll.
Di
Indonesia, migrasi terbagi atas beberapa jenis, seperti :
a. Urbanisasi , yaitu perpindahan penduduk dari perdesaan
ke daerah perkotaan. Hal ini disebabkan karena banyak yang mengira bahwa hidup
di perkotaan akan lebih makmur dibandingkan hidup di desa. Selain itu, Upah
Minimum Rakyat (UMR) di perkotaan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan di
perdesaan. Itulah mengapa banyak warga yang melakukan urbanisasi, khususnya
pada moment Mudik Hari Raya Idul Fitri dimana para masyarakat desa berbondong-bondong
menuju ke perkotaan, khusunya DKI Jakarta untuk mencari lapangan perkerjaan.
b. Transmigrasi, yaitu perpindahan penduduk dari suatu
pulau ke pulau lain, misalnya penduduk Sumatra merantau ke Jakarta untu menetap
dan mencari pekerjaan.
c. Mobilisasi, yaitu perpindahan penduduk dari kota ke kota
yang bertujuan untuk mencari nafkah, tetapi tidak menetap di kota yang dituju.
Misalnya penduduk dari kota Bogor pergi
ke Jakarta untuk bekerja / berdagang, tetapi penduduk tersebut tidak menetap di
jakarta (bertempat tinggal di jakarta), tetapi hanya bertujuan untuk bekerja /
berdagang.
d. Imigrasi dan emigrasi. Imigrasi adalah perpindahan
penduduk dari negara lain ke negara yang dituju, misalkan warga negara
Singapura datang ke negara Indonesia untuk menetap di Indonesia. Sedangkan
Emigrasi adalah sebaliknya, misalkan warga Indonesia pergi ke Singapura untuk
menetap disana.
Proses Migrasi
Proses
migrasi dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :
a. Migrasi yang menetap di satu wilayah
b. Migrasi yang menetap sementara di suatu wilayah,
misalnya hanya bekerja / berdagang
c. Migrasi yang hanya untuk rekreasi
Akibat
Migrasi
Migrasi
memang dianggap menguntungkan bagi yang melaksanakannya. Tetapi secara tidak
langsung migrasi dapat menyebabkan masalah-masalah, seperti
a. Jumlah penduduk yang tidak merata disuatu daerah karena
sebagian penduduk sudah migrasi ke daerah perkotaan,
b. Dengan meningkatnya jumlah penduduk yang datang dari
luar daerah ke perkotaan, maka kebutuhan untuk memenuhi aktivitas di perkotaan
juga meningkat,
c. Terjadi ketidakseimbangan sumber daya manusia dibeberapa
daerah,
d. Menimbulkan masalah baru dalam sistem kependudukan suatu
daerah, khususnya daerah perkotaan
e. Dapat memicu adanya rakyat yang pengangguran dikarenakan
gagal mendapat pekerjaan di daerah perkotaan dan tidak bisa kembali ke daerah
asalnya karena tidak cukup biaya dan merasa gagal merantau.
Struktur penduduk
Struktur
penduduk terbagi atas 3 jenis, yaitu:
a. Piramida bentu muda
Priamidah ini menggambarkan penduduk di negara-negara
berkembang yang dimana angka kelahiran lebih tinggi dari angka kematian,
misalanya di negara India dan Indonesia
b. Piramida bentuk Stationer
Piramida ini menggambarkan penduduk di suatu negara
dimana angka kelahiran tidak terlalu banyak dan angka kematian juga tidak
terlalu banyak, atau bisa dikatakan statis (Seimbang)
c. Piramida bentuk tua
Piramida ini menggambarkan penduduk di suatu negara
dimana angka kelahiran dan angka kematian sangat kecil dan hal ini sering
ditemui di negara-negara maju.
Rasio
Ketergantungan
Rasio
ketergantungan adalah sejumlah angka yang menunjukkan perbandingan antara
golongan umur yang dikatakan belum termasuk usia produktif dan golongan umur
yang dikatakan sudah tidak produktif dengan golongan umur yang masih pada usia
produktif.
Pertumbuhan dan Perkembangan Kebudayaan di Indonesia
Pertumbuhan
dan Perkembangan Kebudayaan di Indonesia telah ada sejak zaman prasejarah, yang
dimulai dengan zaman batu, zaman logam, hingga memasuki zaman yang lebih
modern. Zaman batu ditandai dengan adanya peralatan-peralatan yang terbuat dari
batu yang dipahat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia mulai
dari berburu hingga untuk tempat sesajen. Waktu pun terus berlalu, bergantilah zaman dari zaman batu ke
zaman logam yang ditandai dengan bergantinya peralatan berburu yang biasa
terbuat dari bahan dasar bebatuan menjadi peralatan yang terbuat dari logam.
Tidak hanya untuk berburu, untuk peralatan lain juga terdapat ditemukannya
peralatan yang terbuat dari logam juga. Seiring perkembangan zaman, peralatan
logam semakin berkembang pesat dan mulai banyak digunakan hingga sekarang.
Kebudayaan Hindu, Buddha, dan Islam di Indonesia
Sekitar
abad ke 3-5 M, kebudayaan Hindu masuk ke Indonesia. Seiring berjalannya waktu,
kebudayaan tersebut sudah tersebar ke pelosok nusantara hingga terdapat
beberapa kerajaan hindu di Indonesia. Beberapa abad kemudian, kebudayaan Buddha
masuk ke Indonesia. Sama seperti kebudayaan hindu, kebudayaan buddha juga
berpengaruh pada kehidupan di nusantara pada saat itu. Tidak hanya pada
kebudayaan hindu saja yang mendirikan kerajaan di Indonesia, pada zaman
kebudayaan buddha berkembang di Indonesia, juga melahirkan kerajaan-kerajaan
baru. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha juga tidak hanya terdapat di pulau
jawa saja, tetapi juga menyebar ke kalimantan dan sumatra. Bahkan bukti-bukti
keberadaan kerajaan tersebut masih bisa dijumpai di beberapa tempat, salah
satunya adalah Candi Borobudur dan Candi Prambanan di Jawa Tengah.
Kebudayaan
Islam masuk berbarengan dengan agama Islam tersebut melalui jalur perdagangan
di daerah Malaka. Setelah berkembang di pulau sumatra, Islam pun berkembang di
pulau Jawa. Seiring dengan perkembangan agama Islam, ternyata secara tidak
langsung meninggalkan jejak kebudayaan Islam di beberapa daerah, salah satunya
pada arsitektur bangunan yang masih dapat kita lihat sampai sekarang ini.
Kebudayaan Barat
Sering
kita mendengar kata ‘Budaya Barat’ di kehidupan kita. Kebudayaan barat adalah
kebudayaan yang berasal dari luar negara indonesia, khusunya dari negara-negara
maju seperti di daerah Eropa dan Amerika. Kebudayaan barat masuk ke Indonesia
saat Indonesia dijajah oleh Belanda selama 3,5 abad lamanya. Dengan kehadiran
Belanda ke Indonesia, banyak jejak-jejak peninggalan kolonial belanda yang
masih kita jumpai, seperti bangunan khas eropa. Hal lain yang dibawa ke
Indonesia oleh kolonial belanda ialah agama Katolik dan Protestan.
Saat
ini, kebudayaan barat dapat kita lihat dikehidupan kita, salah satunya adalah
cara berpakaian, yaitu memakai rok pendek diatas lutut. Ini adalah budaya barat
yang masuk ke Indonesia.
sumber :
http://paulus060290.files.wordpress.com/2010/10/rangkuman-isd_paulus-ari-heryono-09100367.pdf
https://docs.google.com/file/d/0B7TnKQgH2GD8NlNoblNjV1dOcEE/edit
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab2-penduduk_masayarakat_dan_kebudayaan.pdf
elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab1-ilmu_sosial_dasar_sebagai_salah_satu_mata_kuliah_umum.pdf
http://arfanart.wordpress.com/2011/10/12/sebutkan-proses-migrasi/
http://geograph88.blogspot.com/2013/03/piramida-penduduk.html
https://docs.google.com/file/d/0B7TnKQgH2GD8NlNoblNjV1dOcEE/edit
http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab2-penduduk_masayarakat_dan_kebudayaan.pdf
elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab1-ilmu_sosial_dasar_sebagai_salah_satu_mata_kuliah_umum.pdf
http://arfanart.wordpress.com/2011/10/12/sebutkan-proses-migrasi/
http://geograph88.blogspot.com/2013/03/piramida-penduduk.html



