Rabu, 16 November 2016

Representasi Pengetahuan

Pengetahuan

Pengetahuan merupakan fakta atau kondisi sesuatu atau keadaan yang timbul karena suatu pengalaman. Dalam pengertian lain, pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan akal. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. Misalnya ketika seseorang mencicipi masakan yang baru dikenalnya, ia akan mendapatkan pengetahuan tentang bentuk, rasa, dan aroma masakan tersebut.

Teknik Representasi Pengetahuan :
1) Aturan Produksi
2) Jaringan Semantik
3) Frame dan Scemata
4) Logic

Produksi
sering digunakan untuk merepresentasikan pengetahuan pada ES
  1. bentuk formalnya Backus-Naus Form (BNF)
  • metalanguange untuk mendefinisikan sintaks bahasa
  • suatu grammar haruslah lengkap dan unambiguous set dari aturan produksi untuk bahasa yang spesifik
  • parse tree adalah representasi grafis dari kalimat pada suatu bahasa
  • deskripsi sintaks tersedia dalam bahasa tidak semua kalimat adalah benar 
Parse Tree atau Derivation Tree adalah representasi grafik dari kalimat yang diuraikan ke dalam seluruh terminal dan nonterminal yang digunakan untuk mendapatkan kalimat.

Keuntungan Aturan Produksi :
  • sederhana dan mudah dipahami
  • implementasi secara straightforward sangat dimungkinkan dalam computer
  • dasar bagi berbagai variant
Kelemahan Aturan Produksi :
  • implementasi yang sederhana sering menyebabkan inefisien
  • beberapa tipe pengetahuan sulit direpresentasikan dalam aturan produksi
Jaringan Semantik
  • Sering disebut proportional net
  • Bentuk dari pengetahuan deklaratif krn proporsi trb menunjukan fakta
  • Proporsi selalu benar atau salah disebut juga “atomic”
  • Merupakan gambaran grafis yg menunjukkan hubungan antar berbagai objek. Yaitu dlm bentuk “nodes” dan “arcs” yg menghubungkannya
  • Nodes disebut juga dgn objek, digunakan untuk menunjukkan objek phisik, konsep, situasi
  • Links atau edges atau arcs, untuk mengekspesikan suatu relasi
  • Salah satu masalah pd jaringan semantik adalah tidak adanya standar definisi nama link 
  • Disebut juga associative nets, krn node dihubungkan dg yang alin.
  • ΓΌ Bentuk links IS-A, HAS-A,A-KIND-OF (AKO)
  • IS-A menunjukkan hubungan kelas, pada gbr diatas menunjukkan “jarak dari”
  • HAS-A digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik atau atribut objek noda.
  • AKO digunakan untuk menghubungkan satu jenis ke jenis yg lain 
Object-attribute-value triple (OAV) atau triplet
Digunakan untuk memberi karakter semua pengetahuan dlm jaringan semantik
-        Object dapat berupa fisik atau konsepsi
-        Attribute adalah karakteristik dari object
-       Values adalah ukuran spesifik dari attribute dalam situasi tertentu.


Contoh: O-A-V item


Object

Attribute

Values

Rumah

Kamar tidur
2, 3, 4 dst.
Rumah

Warna

Putih, Biru,dst.
Kamar tidur

Ukuran

2x3, 3x3, 3x4, dst
Diterima di universitas
Nilai ujian masuk
A, B, C, atau D

Bingkai (Frame)
    Dengan menggunakan representasi network, kita melihat pengeta­huan diatur dengan menggunakan penghubung antar obyek dalam basis pengetahuan. Selain itu, kita dapat mengatur pengetahuan ke dalam unit‑unit yang lebih kompleks yang menggam­barkan situasi atau obyek yang rumit dalarn domain. Unit‑unit ini di­sebut bingkai (frame). Menurut Minsky, bingkai dapat dipandang sebagai struktur data statik yang digunakan untuk merepresentasikan situasi‑situasi yang telah dipahami dan stereotip.

          Setiap bingkai individual dapat dipandang sebagai sebuah struktur data yang dalam banyak hal serupa dengan "record", dan berisi infomasi yang relevan dengan entitas‑entitas stereotip. Bingkai mem­permudah kita untuk mengatur pengetahuan kita secara hirarki. Adalah blok pengetahuan yang relatif besar atau kumpulan pengetahuan tentang suatu objek tertentu, peristiwa, lokasi, situasi atau elemen‑elemen lainnya. Rinciannya diberikan ke dalam slot yang menggambarkan berbagai atribut dan karakteristik objek.

         Frame biasanya digunakan untuk  merepresentasikan pengetahuan stereotype atau pengetahuan yang didasarkan kepada karakteristik yang sudah dikenal yang merupakan pengalaman‑pengalaman. Dalam bentuk fisik, frame  merupakan suatu gambaran seperti "garis besar" yang sudah dikatagorikan dan sub katagori. Slot menggambarkan atribut seperti nama pabrik, model, asa‑usul pabrik, jenis mobil, jumlah pintu, mesin dan karakteristik lainnya. Beberapa slot mempunyai nilai tetap. Jenis slot lainnya bersifat prosedural. Hal ini merupalan slot yang memungkinkan penambahan informasi baru yang bisa ditambahkan pada kaidah dasar IF. Hampir semua sistem artificial intelligence terbuat dari kumpulan frame‑frame yang dalam hal ini satu sama lain saling berhubungan. Secara bersama‑sama mereka (frame‑frame) membentuk suatu hirarki yang dapat digunakan untuk maksud penalaran. Untuk menggunakan sistem frame, kita harus membuat program rrame itu sendiri dengan menggunakan bahasa pemograman Al. (CATT : Contoh mekanik Mobil).

Skrip (Script)
   Skrip (script) merupakan representasi terstruktur yang menggambarkan urutan stereotip dari kejadian‑kejadian dalam sebuah konteks khusus. Skrip mula‑mula dirancang oleh Schank dan kelompok risetnya sebagai alat pengorganisasi struktur‑struktur ketergantungan konseptual menjadi deskripsi khusus.

    Script adalah skema representasi pengetahuan yang sama dengan frame. Perbedaannya ialah, frame menggambarkan objek, sedang script menggambarkan urutan peristiwa. Dalam mengambarkan urutan peristiwa, script menggunakan serangkaian slot yang berisi infor­masi tentang orang, objek, dan tindakan‑tindakan yang teijadi dalam suatu peristiwa.

    Elemen script yang tipikal termasuk kondisi masukan, prop, role dan scene.
  •     Kondisi masukkan  menggambarkan situasi yang harus dipenuhi sebelum terjadi atau berlaku suatu peristiwa yang ada dalam script.
  •        Prop mengacu kepada objek yang digunakan dalam urutan peristiwa yang terjadi.Role mengacu kepada orang‑orang yang terlibat dalam script.
  •          Scene menggambarkan urutan peristiwa aktual yang terjadi.
Komponen‑komponen skrip

  •        Kondisi entri atau deskriptor dunia sekitar kita yang harus benar agar skrip dapat dipanggil. Contoh : dalam hal skrip restoran, ini men­cakup restoran yang sedang buka dan pelanggan yang sedang lapar.
  •             Hasil atau fakta yang benar begitu skrip diakhiri. Misalnya, pelanggan sudah kenyang, dan pemilik restoran memiliki uang yang lebih banyak (karena pembayaran oleh pelanggan tersebut).
  •            Penyangga atau apa‑apa yang merupakan isi skrip. Di sini meliputi meja, kursi, pelayan, dan menu.
  •          Peran adalah tindakan yang dilakukan oleh partisipan individual. Misalnya, pelayan yang mengantar pesanan, dan memberikan tagihan pada pelanggan, serta pesanan pelanggan, makan, dan membayar.
  •         Adegan yang merupakan kejadian yang menunjukkan aspek waktu dari skrip. Di sini dapat berupa : masuk ke restoran, memesan, makan, dan lain‑lain.

Sumber:
http://sumarna.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/29146/4+Representasi+Pengetahuan.pdf 
http://ega.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/3251/M2+Representasi+Pengetahuan.doc 
https://id.wikipedia.org/wiki/Pengetahuan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar