![]() |
| Stasiun Bogor |
Commuter Line, adalah salah satu moda transportasi umum di DKI Jakarta berbasis angkutan kereta rel listrik (KRL). Angkutan ini telah ada sejak 7 tahun yang lalu. Kini, angkutan ini telah mengalami beberapa perkembangan yang terbilang sangat pesat, diantaranya jumlah penumpang yang semakin meningkat di tiap tahun nya. Seiring dengan peningkatan jumlah penumpang KRL, PT KCJ telah membuat beberapa kebijakan diantara nya penambahan jadwal keberangkatan, penambahan rangkaian kereta dan pemanjangan peron di beberapa stasiun. Namun, seiring berjalan nya waktu, masih ada permasalahan rutin yang dialami oleh seluruh penumpang KRL, yaitu Keterlambatan kereta. Lalu, apa penyebab keterlambatan tersebut?
Banyak hal yang terjadi pada setiap perjalanan KRL setiap hari nya, diantaranya adalah keterlambatan waktu tiba kereta. Tentu kita mengetahui bahwa kereta mempunyai jalur khusus dan lalu lintas kereta diatur sedemikian rupa agar meminimalisir angka kecelakaan. Lantas, apakah itu penyebab keterlambatan waktu datang nya kereta? Belum tentu. Mengapa? Karena masih ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi keterlambatan kereta. Apa saja? Diantaranya :
- Gangguan Sinyal Lalu Lintas
- Gangguan LAA (Listrik Aliran Atas)
- Rel Patah/Retak dan Gangguan wesel
- Antrian masuk stasiun besar/stasiun transit
- Jalur kereta yang bersinggungan dengan Kereta Jarak Jauh
- Penumpang yang memaksakan diri untuk masuk di gerbong penuh penumpang
Ya, ini adalah salah satu faktor penting akan kelancaran lalu lintas kereta agar angka kecelakaan dapat diminimalisir. Jika persinyalan berjalan dengan baik maka perjalanan kereta juga tidak akan ada masalah. Tetapi, jika persinyalan sedang mengalami gangguan tentu akan menghambat perjalanan kereta. Biasanya hal ini terjadi saat mengalami cuaca buruk, seperti hujan disertai petir, atau dalam sistem persinyalan mengalami error system/crash, human error , dll. Jika persinyalan mengalami gangguan maka tentu pihak teknisi akan langsung cepat tanggap untuk membetulkan sinyal yang mengalami gangguan tersebut agar perjalanan normal kembali.
Gangguan ini adalah gangguan pada sumber listrik yang merupakan sumber energi kereta listrik yang digunakan. Tentunya jika tidak ada aliran listrik kereta pun tidak dapat berjalan. Seperti hal nya pada gangguan listrik aliran atas (LAA), maka aliran listrik akan distop untuk sementara waktu jika terjadi gangguan. Nah bagaimana jika ada kereta yang sedang melintas? ya mau gak mau harus menunggu, apalagi kalau sedang dalam perjalanan. Biasanya gangguan ini terjadi di gardu induk atau di kabel LAA sepanjang jalur KRL dan penyebabnya pun bermacam-macam.
Rel Patah/Retak dan Gangguan Wesel
Insiden rel patah/retak tentu saja dapat mengganggu perjalanan kereta yang melintas. Hal ini disebabkan karena umur rel yang sudah tua atau kerusakan pada sambungan las yang menghubungkan antar rel dan bisa juga karena bencana alam. Berdasarkan pengamatan yang saya lakukan, kejadian ini lebih sering terjadi di Jalur Tanah Abang-Maja.
Untuk Gangguan wesel lebih sering terjadi pada stasiun percabangan antar rel. Wesel yang dimaksud disini adalah wesel kereta yaitu konstruksi rel kereta api yang bercabang (bersimpangan) tempat memindahkan jurusan jalan kereta api. Gangguan yang biasa terjadi pada wesel ini yaitu sering terjadi kecelakaan dalam bentuk anjlokan, yang biasanya terjadi karena wesel tidak berfungsi dengan baik karena keausan pisau wesel, motor penggerak wesel tidak bekerja sempurna ataupun terganjal oleh benda asing, di samping itu biasanya ada batas kecepatan untuk melalui wesel yang diabaikan oleh masinis. Dan juga wesel merupakan tempat yang mudah untuk disabotase karena dengan menempatkan batu atau benda logam tertentu di antara rel yang bergerak dapat mengakibatkan wesel tidak berfungsi. Oleh karena itu perlu diawasi secara reguler.
![]() |
| Ilustrasi : Wesel Sta. Bogor |
Untuk Gangguan wesel lebih sering terjadi pada stasiun percabangan antar rel. Wesel yang dimaksud disini adalah wesel kereta yaitu konstruksi rel kereta api yang bercabang (bersimpangan) tempat memindahkan jurusan jalan kereta api. Gangguan yang biasa terjadi pada wesel ini yaitu sering terjadi kecelakaan dalam bentuk anjlokan, yang biasanya terjadi karena wesel tidak berfungsi dengan baik karena keausan pisau wesel, motor penggerak wesel tidak bekerja sempurna ataupun terganjal oleh benda asing, di samping itu biasanya ada batas kecepatan untuk melalui wesel yang diabaikan oleh masinis. Dan juga wesel merupakan tempat yang mudah untuk disabotase karena dengan menempatkan batu atau benda logam tertentu di antara rel yang bergerak dapat mengakibatkan wesel tidak berfungsi. Oleh karena itu perlu diawasi secara reguler.
Ini adalah salah satu hal yang setiap hari terjadi, terutama pada saat Pagi dan Sore hari. Biasanya antrian ini lebih sering terjadi di stasiun besar/satsiun transit. Ini terjadi karena adanya kereta yang menumpuk saat akan masuk ke sebuah stasiun atau di stasiun tersebut masih terdapat kereta yang belum diberangkatkan.
Salah satu penyebab lainnya adalah jalur kereta yang masih bersinggungan dengan KAJJ. Hal ini lebih dirasakan pada jalur Bekasi-Jakarta Kota, Jatinegara-Kp.Bandan, Manggarai-Jakarta Kota dan Maja-Tn.Abang-Angke. Jalur-jalur tersebut memang masih bersinggungan dengan KAJJ, sehingga jadwal perjalanan KRL sering terlambat.
Penumpang yang memaksakan diri untuk masuk di gerbong penuh penumpang
![]() |
| Ilustrasi : Penumpang KA 1537 Bogor-Jatinegara di Sta. Manggarai |
Insiden ini mungkin hanya terjadi saat hari kerja, dimana para pekerja yang dari area sekitar bodetabek berbondong-bondong masuk wilayah Jakarta dalam 1 waktu yang menyebabkan terjadinya penumpukan penumpang yang akan masuk ke dalam kereta. Tentu saja, dengan bertambahnya penumpang setiap tahun nya tidak sebanding dengan jumlah kereta yang tersedia, belum lagi saat adanya keterlambatan jadwal dimana para penumpang yang awalnya santai menunggu kereta menjadi terburu-buru agar tidak terlambat sampai kantor sehingga mereka memaksakan diri untuk masuk ke dalam kereta walaupun sudah penuh sesak.
Sekian, semoga bermanfaat ^_^
Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Wesel







Tidak ada komentar:
Posting Komentar