Minggu, 05 Juli 2015

Manusia dan Harapan

Harapan  berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan  berarti sesuatu yang diinginkan  dapat terjadi, Dengan demikian  harapan menyangkut masa  depan.
Contoh:
  • Anggra seorang  mahasiswa  STMIK  Gunadarrna,  ia rajin belajar  dengan  harapan  didalam ujian  semester  mendapatkan   angka  yang baik
  •  Dewi  seorang  wiraswasta  yang rajin.  Sejak mulai  menggarap  usahanya  ia mempunyai harapan  usahanya  menjadi  besar dan maju. Ia yakin usahanya menjadi kenyataan,karena itu berusaha  bersungguh-sungguh   dengan  usahanya.

            Dari  kedua  contoh  itu terlihat,  apa yang diharapkan  Anggra  dan  Dewi  ialah  teljadinya buah  keinginan.  karena  itu mereka  bekerja  keras.  Anggra  belajar  tanpa  mengenal  waktu  dan Dewi bekerja tanpa mengenal lelah.   Semuanya itu dengan suatu keyakinan  demi terwujudnya apa yang diharapkan. Jadi untuk mewujudkan  harapan  itu harus disertai  dengan  usaha  yang sesuai  dengan   apa  yang  diharapkan. Bila dibandingkan   dengan  cita-cita   , maka  harapan mengandung  pengertian  tidak  terlalu muluk: sedangkan eita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang.  Antar  harapan  dan  cita-cita  terdapat  persamaam  yaitu  :
  • keduanya  menyangkut  masa  depan  karena  belurn terwujud
  • pada  urnurnnya  dengan  cita-cita  maupun  harapan  orang  menginginkan   hal  yang  lebih baik  atau meningkat.
Penyebab Manusia Mempunyai Harapan

Menurut  kodratnya  manusia  itu adalah mahluk  sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup. yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya.  Tidak  ada  satu  manusiapun   yang  luput  dari  pergaulan  hidup.  Ditengah-tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun  mental! spiritualnya.  Ada dua hal yang mendorong  orang hidup bergaul dengan  manusia  lain. yakni dorongan  kodrat  dan dorongan  kebutuhan  hidup.

Doa

Doa adalah suatu permohonan yang diucapkan kepada Tuhan. Umumnya, doa diucapkan saat ibadah berlangsung. Setiap individu memliki kebutuhan yang berbeda-beda dan cara berdoa yang berbeda-beda sesuai dengan kepercayaan yang dianutnya. 


Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya. Artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran. Ada ucapan yang sering kita dengar ia tidak percaya pada diri sendiri saya tidak percaya ia berbuat seperti itu atau berita itu kurang dapat dipercaya. Bagaimana juga kita harus percaya kepada pemerintah kita harus percaya akan nasehat-nasehat kyai itu, karena nasehat-nasehat itu diambil dari ajaran Al-Quran.
Kebenaran
Kebenaran atau benar amat penting bagi manusia. Setiap orang mendambakannya, karena ia mempunyai arti khusus bagi hidupnya. Ia merupakan fokus dari segala pikiran, sikap dan perasaan. Dalam tingkah laku,ucapan,perbuatan manusia selalu berhati-hati agar mereka tidak mcnyimpang dan kebenaran.Manusia sadar, bahwa ketidakbenaran dalam bertindak , berucap maupun bertindak dapat mencemarkan atau menjatuhkan namanya, seperti peribahasa yang mengatakan, “sekali lancung ke ujian, selama hidup orang tak percaya”, karena itu, wajadah kalau ketidakbenaran dapat berakibat kegelisahan, ketidakpastian, dan kedukaan.
Jelaslah bagi kita, bahwa kebenaran atau benar merupakan  kunci kebahagiaan  manusia. Itulah   sebabnya manusia selalu berusaha mencari  mempertahankan, mernperjuangkan kebenaran. Dr.Yuyun  Suriasumantri  dalam bukunya  “filsafat  IImu, sebuah pengantar  Populer  ada tiga teori  kebenaran  sebagai  berikut  :
  1. Teori  koherensi  atau konsistensi
  2. Teori  korespondensi
  3. Teori  pragrnatis

Kepercayaan dan usaha untuk meningkatkannya

Dasar kepercayaan  adalah kebenaran. Sumber kebenaran  adalah manusia. Kepercayaan itu dapat  dibedakan  atas  :
  1. Kepercayaan pada diri sendiri
  2. Kepercayaan  kepada  orang lain
  3. Kepercayaan kepada pemerintah
  4. Kepercayaan kepada Tuhan

Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan  rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha  itu  bergantung   kepada  pribadi  kondisi, situasi, dan  lingkungan. Usaha itu antara lain :
  1. Meningkatkan   ketaqwaan  kita dengan jalan  meningkatkan   ibadah
  2. Meningkatkan   pengabdian  kita kepada  masyarakat
  3. Meningkatkan   kecintaan   kita  kepada  sesama  manusia  dengan  jalan   suka  menolong. dermawan,  dan  sebagainya
  4. Mengurangi  nafsu  mengumpulkan harta  yang berlebihan
  5. Menekan  perasaan  negatif  seperti  iri, dengki, fitnah, dan sebagainya
            https://sanusiadam79.wordpress.com/2013/05/13/manusia-dan-harapan/ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar